Membaca Itu Rock 'n Roll*

“ternyata lagu-lagunya Jenny bagus ya,” komentar temanku beberapa sore lalu.

Hampir dua hari temanku itu benar-benar membaca, mendalami lirik lagu-lagu Jenny dan menyimaknya dengan sangat seksama hingga komentar “berisi” itu terlontar. Ia sebenarnya tak begitu tertarik dengan warna musik yang dibawakan oleh ben-benan yang kini berubah nama jadi FSTVLST itu atau lebih tepatnya tak begitu peduli. Tapi mungkin karena hampir tiap hari deretan lagu-lagu itu terus menggema di beberapa kamar di kosan ini hingga akhirnya ia penasaran juga. Dan akhirnya ia benar-benar mendalaminya. Dalam!. Saya lalu terusik. Apa saya yang tak pernah melewatkan panggung-panggung akhir pekan ben-benan itu benar telah membaca dan mendalami tiap penggalan lirik di lagu ben-benan itu? Dan apa lagi membuatnya menjadi serupa pengingat atas tiap gerak hidup? Waduh berat banget ya. Kalau begitu mari santai sambil merenungkan bait-bait berikut. Tak perlu terlalu serius. Sambil tidur-tiduran juga boleh. Selow saja!

hidup tak perlu terlalu lama jika dosa yang berkuasa
jika harus mati maka matilah, jika harus kini maka sekaranglah…

atau ini,

pagi indah cerah yang engkau nanti dan sore redup tenang yang kau nikmati,
sedikit dari banyak yang Maha Oke beri…

Dan tentu banyak lagi penggalan-penggalan lain di yang menurutku terdapat di semua lagu ben-benan ini dan tentu sangat layak untuk menjadi semacam amunisi renungan sebelum tidur setelah seharian menjamah dunia dengan berbagai perniknya. Cobalah sesekali mendengarkan Mati Muda setelah terlalu begitu nikmat mengecap manisnya dunia ini. Saat seolah kita merasa menjadi satu-satunya yang paling atas banyak hal, cobalah sesekali menampar diri dengan 120. Dan saat “perang” menyisakan letih maka tanggalkanlah “baju perang” itu dengan Menangisi Akhir Pekan. Kita semua pasti punya cara sendiri menerjemahkan setiap bait dari lagu-lagu yang mungkin hampir tiap hari menjadi teman yang setia di kala bahagia dan lara silih berganti menyapa. Tapi menurutku kita tak akan betul-betul mengenal cara-cara itu jika tidak mulai dengan membaca lagu-lagu itu kembali. Lalu biarkan lagu-lagu itu menemui hidupmu. Saat di sekolah, di rumah, di tongkrongan, di pasar, di jalan raya dan tentu di perayaan akhir pekan yang kamu jumpai. Dan selanjutnya cobalah merenung.

Benarkah kita telah berpikir dan berlaku setara? Ah, ini pikirku saja. Tapi serius, membaca itu Rock ‘n Roll! Coba mulailah dengan membaca blog sederhana ini. Cihuy


Belia Pagi 

*Postingan ini sebenarnya untuk project FSTVLST berikutnya tapi tak apalah...

No comments:

Post a Comment