2015 indah kami, semoga 2015 indah kalian juga


Sebelumnya, terima kasih telah mengambil keputusan untuk mendukung FSTVLST

Setiap kaki melangkah, akan menimbulkan jejak. Setiap jengkalnya memiliki makna  tersendiri. Bisa berarti kenangan, pemikiran, kegelisahan dan mungkin juga sebuah renungan. Setiap detik yang terlewat, setiap kertas yang rela dihajar oleh sang pena, dan setiap apapun yang nantinya akan berbekas. Entah itu baik, buruk, dan juga tentang benar, salah. Maka berhentilah sejenak, resapi.

Sudah lebih dari setahun paska rilisnya album kedua Hits Kitsch pada 3 September 2014. Diantara rentang waktu itulah Hal-Hal Terjadi. Pentas telah dilaksanakan di beberapa tempat. Panggung demi panggung, acara demi acara, tak terasa memang. Hingga akhirnya tiba di penghujung tahun 2015 ini. Banyak momen, juga kisah indah yang kita lewati bersama. Ada kalanya untuk tengok kembali  ke bekas tapak kaki tadi. Jangan sampai tersesat, karena dari sanalah awal mula perjalanan itu bisa terlihat jelas. Sebelum hujan menghapus jejaknya. Atau sebelum matahari membakar jejaknya. Mari kita tilik Kaleidoskop #FSTVLSTmoments2015 bersama, satu persatu, dengan teliti. Jangan tersesat. Tanah Indah, kami datang! 

Siapkan kopimu, mari kembali kita menilik langkah ke belakang. Sebelum memasuki awal tahun, Gulita Benderang telah berhasil meminang perempuan pujaannya. Kedatangan Valiana Jani, anak kedua dari Melodi Masyarakat juga melengkapi kebahagiaan awak FSTVLST. Selamat Datang dan turut berbahagia. Tahun 2014 ditutup dengan momen kebahagiaan sekaligus sebuah lecutan motivasi yang positif bagi awak karang taruna FSTVLST itu sendiri. 

Hal yang mengejutkan datang, Hits Kitsch masuk daftar “20 Album Indonesia Terbaik” oleh Majalah Rolling Stone Indonesia pada awal Januari 2015. “...terasa menyegarkan sekaligus berisi. Album bernas!” begitulah kalimat penutup pada reviewnya. Salah satu surat kabar nasional kurang lebih juga mereview demikian dalam salah satu rubriknya. Sempat juga Gulita Benderang berbagi kopi dan Hits Kitsch di majalah Rolling Stone Indonesia edisi-177. Matur Suwun, Terima Kasih. Kembali ke topik, awal-pertengahan Januari karang taruna FSTVLST secara kolektif telah menyiapkan sebuah Jathilan yang bukan sembarang Jathilan. Silahkan croll dengan hastag #NganuinFebruari di Twitternya masing-masing deh. Januari ditutup dengan panggung di Kota Hujan Bogor, bersama musisi Belanda yang juga kawan-keluarga kami Camiel Meiresonne. Gondrong Mistis berhalangan njathil saat itu, karena sedang menekuni profesinya. 

#NganuinFebruari, sudah ketemu scroll-nya? Atau sudah ingat? Hyaak, tulll! Tepat pada tanggal 18 hingga 21 Februari, sebuah rangkaian acara digelar oleh FSTVLST.Tentunya melibatkan Festivalist dan juga beberapa pihak, #Tanahindah sukses dilaksanakan. Bertempat di PKKH UGM-Purna Budaya, kali ini FSTVLST dan Festivalist membawa konsep yang berbeda. Dengan semangat Almost Rock Barely Art, acara terdiri dari reunian bersama Jenny, pameran seni rupa Jenny-FSTVLST, 3 hari sharing kreatif, rilis artikel baru official merchandise FSTVLST dan tentunya jathilan bersama. Pameran utama menampilkan hasil re-presentasi perupa muda atas karya FSTVLST. Juga terdapat ruang  yang memamerkan khusus benda-benda memorabilia Jenny-FSTVLST dari tahun 2003 hingga 2015 ini. Sharing kreatif berada di ruang galeri, bertajuk “Band is a Brand” dan “Make Gigs Happen” yang menghadirkan praktisi profesional di bidang tersebut. Dan juga diskusi dan sharing ceria bersama tim kerja #Tanahindah di tempat yang sama pula. 

Menariknya, dalam rangkaian acara juga terdapat Tanah Indah kompetisi yang berhadiah merchandise FSTVLST. Syarat dan pemenang kompetisi dapat dilihat di twitter dengan hastag #TanahIndah atau selengkapnya di fstvlst.com. Selamat bagi para pemenang dan terima kasih untuk semua pihak yang mendukung baik secara langsung/tidak langsung untuk terciptanya acara ini. Sampai jumpa di #Tanahindah berikutnya. Semua kerja keras takkan mengkhianati hasil. Begitu pula konser Tanah Indah Februari lalu. Sebuah apresiasi datang melalui sebuah artikel di laman media online. Konser tanah indah masuk nominasi Konser Terbaik 2015. Terima kasih, Matur Suwun. 

Memasuki bulan Maret, setelah acara tersebut FSTVLST dengan Labide Films resmi merilis Official sebuah video klip Akulah Ibumu. Berlatar di Pantai Kesirat, dan bekerjasama dengan beberapa pihak lainnya. Dapat diakses melalui channel youtube FSTVLSTVDNZN atau klik disini. Untuk review lengkapnya juga sudah bisa dilihat di postingan sebelumnya. Ditambah lagi, bulan Maret lalu juga merilis Hits Kitsch edisi Hitam yang mulai didistribusikan di warung angkringan @OfficialTego. Karena restoran Ayam, minimarket 24 jam, dan distro adalah jalan pintas, bukan lagi proses.

Komando “TRITURA” dikumandangkan menjelang awal bulan April. Bukan ‘Tiga Tuntutan Rakyat’ yang sudah lalim, eh lazim itu yang dimaksud, tapi inilah TRITURA versi FSTVLST: Tiga Tujuan Setara, yang isinya sebagai berikut: 1. Nonton 2. Sebarkan itu. 3.Request Akulah Ibumu ke radio-radio di kotamu. Juga ada pengumuman pemenang #TANAHINDAHDRAW dan #TANAHINDAHMOMENTS dari rangkaian konser Tanah Indah Februari lalu. Menyelip diantara pertengahan April, ada jadwal jathilan di Jogja Expo Center (JEC) “The Parade Manufacturing Identity 2015”. Panitia menjadwalkan FSTVLST di hari ke 2, namun Gulita Benderang berkesempatan diajak beraksi bersama band Down For Life, membawakan Smoke on The Water di atas panggung. Sebelumnya turut berbahagia, momen mengulang tahun salah satu Roadies FSTVLST @anindito. Hal-Hal ini Terjadi.

Cek lagi kopi di cangkirmu. Kalau dirasa perlu, tuangkan lagi hingga penuh, karena Mei datang dengan segala keramah-tamahnya. Bukan karena, banyak berita di televisi mengenai tuntutan buruh yang tak kunjung naik gaji. Tuntutan para Orang-orang dikerumun yang membela satu bahkan dengan mata terpejam. Bukan itu, melainkan Majalah Rolling Stone Indonesia kembali mengajak kami berserikat melalui edisi Satu Dasawarsa-nya. Seperti di awal tahun, FSTVLST terpilih dalam kategori “Almost Famous”. Dengan terpilihnya kategori itu, akhir Mei karang taruna FSTVLST diundang penganugerahan RSI ke Jakarta. Namun dikarenakan ada jadwal jathilan yang kebetulan Jimi Upstairs dan berhasil ditarik maju ke panggung. Maka alhasil penganugerahan itu menunjuk delegasi khusus. Matur Suwun.

Masih di bulan Mei lagi, kue ngulangtahun Gondrong Mistis menyala diatas panggung. Mbak pacar membawakan dengan perlahan mendekat. Diikuti keriuhan Festivalist tentunya. Bertepatan dengan itulah Hits Kitsch versi Hitam kembali dirilis dengan tambahan Artworks bergambar sebuah janin, ditambah lirik Akulah Ibumu didalamnya. Juga pertama kalinya video BackStageCover dibuat. Disela-selonya hingar bingar panggung, coveran I Wanna be Your Boyfriend oleh Ramones dilantunkan oleh Gulita Benderang dan Melodi Masyarakat. Rangkuman Hits yang menjadikan karang taruna FSTVLST Kitsch di bulan ini. 

Berbelok ke Juni dan Juli, suasana sudah mulai dan hampir religius. Selamat beribadah di bulan suci. Bagi yang merayakan hormatilah yang tidak merayakan. Karena tidak ada minoritas, apalagi mayoritas, yang ada hanyalah kerumunan yang lupa. Setara. Siapkan peralatan juga uang sakumu, untuk njajan Hits Kitsch karena rombongan karang taruna FSTVLST Nyemarang (baca: Menuju Ke Syemarang) dan lokasinya di Taman KB. 

Sukses berbulan madu di taman keluarga tadi, tanggal 21 Juni lalu FSTVLST bersama Festivalist berkesempatan untuk bergayeng bersama di Taman Kuliner Yogyakarta. Melalui “Almost Baksos Barely Bukber” itulah sehingga terkumpul sejumlah dana sebesar 1.545.000 Rupiah, dan kemudian didonasikan ke Panti Asuhan Sayap Ibu daerah Pringwulu. Terima Kasih, Matur Suwun. Acara ini juga dimeriahkan oleh mas Doni (SalahPaham) dan mbak Leilani Hermiasih (Frau). Ada Gulita Benderang berduet dengan Mbak Frau membawakan Matimuda-nya Jenny versi mereka. Untuk syahdunya malam itu bisa diingat kembali, atau silahkan klik disini. That’s Almost Akustik Barely Moshing Sob. Disusul dengan rilisnya video BackStageCover Ramones- I Wanna Be Your Boyfriend t.co/7bKrtoq4Mb, yang diduet-mautkan Gulita Benderang dan Melodi Masyarakat. Dan sebagai kado penutup bulan ini, Telan Cakrawalanya disajikan selagi masih hangat. Untuk menemani cangkir kopimu yang mulai dingin itu. Boleh banget lho klik di sini(soundcloud.com/fstvlst/fstvlst-telan-cakrawalanya)

Sudah berapa cangkir kopi sob? Jangan beranjak dulu, karena lomba balap kerupuk dan makan karung sebentar lagi dimulai. Ya, Agustus  memang agak wagu. Segalanya berubah  ketika Jepang ‘mempersilahkan’ kita berdaulat. Belum nasionalis memang, apalagi menuju fanatis. Namun karena karang taruna, Stadion Maguwoharjo menjadi saksi awal jathilan di bulan ini. Banyak Festivalist menanyakan “Kapan jadwal jathilan lagi?” melalui Twitter @FSTVLST. “Ah, rapeka koe mas?” dan banyak ekspresi lainnya yang bernuansa sama. 15 Agustus, bertajuk Road to Soundrenaline, karang taruna FSTVLST berhasil mengakhiri kerinduan Festivalist untuk balapan makan karung pakai lauk kerupuk sama Orang-orang di Kerumunan. 

Bertepatan juga dengan umur 10 tahun JUICE, terbitlah sebuah majalah. Karang taruna FSTVLST ada di rubrik Local Chat, dengan “Konsep Berpikir”-nya. Kemudian disusul interview dengan @WarningMagz, Gulita Benderang yang ‘ditodong’ beberapa pertanyaan. Euforia kemerdekaan masih terasa. Semua bendera masih berada di tiangnya masing-masing. Menariknya, kali ini karangtaruna FSTVLST di undang oleh Paguyuban Muda Mudi Kaliurang Timur (PMKT) untuk “Merdeka dari Korupsi”. Tlogo Putri Kaliurang yang dipilih menjadi lokasinya. 

Ambil lagi kopimu, tahan dulu nafsumu dan benahi posisi dudukmu, karena karangtaruna FSTVLST akan ngamen akustikan di Festival Kesenian Yogyakarta #27. Tanggal 5 September, adalah pas setahun album Hits Kitsch ini rilis. Ceria, syukur, dan pasti indah tentunya. Berbahagia. Momen bahagia bertambah setelah Melodi Masyarakat mengulang tahun bertepatan juga dengan digelarnya Annabel Rock Festival di Jogja National Museum. Gulita Benderang juga terpilih sebagai Perancang Grafis Desain Terbaik AMI Awards : Sheila On 7, ‘Musim yang Baik’ (rollingstone.co.id/article/read/2015/09/14/140503946/81/5-nominasi-grafis-desain-terbaik). Cheers!

Karang taruna FSTVLST juga turut serta dalam acara Seni Indonesia Berkabung. Pada 25 September sebuah acara yang digelar di gedung PKKH UGM. Uniknya, tiket masuk hanya membawa barang yang dianggap sial untuk selanjutnya di bakar di halaman depan gedung. Sebuah upacara seremonial yang bertujuan menghapus semua kesialan yang ada. Sebelumnya 19 & 20 September, karang taruna FSTVLST juga kembali berkesempatan untuk reunian bareng Jenny. Klik disini jennytemanpencerita.blogspot.com bagi yang belum kenalan sama Jenny. Menggelar 2 acara sekaligus secara berurutan, Rock Siang Bolong dan DISKOMFEST di Plaza Ngasem Yogyakarta. Almost Gigs Barely Reunion. Terima kasih juga teruntuk Mas Aji dan Mas Juna yang telah meluangkan waktunya untuk gayeng bareng lagi. Cheers!

Siapkan baju perangmu, untuk menangisi akhir pekan di Liquid cafe Yogyakarta. Oktober, karang taruna FSTVLST berkesempatan jadi kaki dan roda bagi Orang Utan dimana saja ia berada. Jathilan peduli lingkungan. Tidak hanya itu, acara dilanjutkan dengan screening film pendek mengenai Orang Utan. Bertemakan “Way Back Home”, Liquid cafe dirubah menjadi rumah bagi para Orang Utan untuk pulang. Acara ini juga diliput dan diunggah disini. Oktober, kini giliran Gulita Benderang yang mengulang tahun. Disusul kelahiran anak pertamanya Tun Jawa menambah kebahagiaan bagi semua awak karang taruna FSTVLST. Selamat datang dan turut berbahagia.

Teruntuk pertama kalinya, karang taruna FSTVLST jathilan tanpa menggunakan songlist. Festivalist lah yang dianjurkan mengisi songlist tersebut. Melalui Twitter dan juga on the spot request di depan panggung. Dalam acara AR7SPIRATION, yang bertempat di gedung PKKH UGM karang taruna FSTVLST dibantu Pieter Lennon sukses memeriahkan panggung jathilan bulan ini. Ambil napas dulu sob. Masih ingat jathilan kebudayaan? Belom? Coba ingat lagi, atau tambahkan sedikit kopi lagi di cangkirmu itu. Seperti sebelumnya, euforianya bisa klik di Twitter masing-masing dengan hastag #100persenYK. Awal mula ide tercetus dari teman-teman  Rimini Protokoll, dibantu @teatergarasi dan karang taruna FSTVLST sebagai konseptor. Penggodokan konsep satu demi satu dilakukan oleh ketiganya. Prosesnya dimulai dari 16 sampai 24 pertengahan Oktober, juga music workshop sempat  dilakukan. Tepat tanggal 25 Oktober gladi resik terakhir. Hasilnya, acara yang melibatkan 100 orang dari berbagai macam latarbelakang ini sukses. Semua berkumpul  di Taman Budaya Yogyakarta pada 1 November silam. cek videonya di bawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=Sh_7IbFS9-0
Almost Rock Barely Art, tanggal 7 hingga 21 November awak karangtaruna FSTVLST mengadakan Hal-Hal Ini Tervideokan. Mengajak semua khususnya Festivalist untuk menabrakkan lirik Hal-Hal Ini Terjadi melalui video dan akan dipamerkan lewat Koalisi Cakrawala. Ditengah pameran, karang taruna FSTVLST berkesempatan pula pergi ke Makassar untuk njathil di sana dalam Rock In Celebes Festival. 14 Novermber, tak lupa berkunjung ke Kedai Buku Jenny, kerabat, sahabat sekaligus keluarga di sana. Almost Art Gallery Barely Bookstore.

Hal-Hal Ini Terjadi. Mohon maaf jikalau tidak seluruhnya dapat dituliskan pada Kaleidoskop #FSTVLSTmoments2015. Total jadwal jathilan tahun 2015 sejumlah 43 jathilan. Terdiri dari 38 panggung pertunjukan dan 5 panggung partisipan awak FSTVLST (Tanah indah, Bukber, Erwin, FKY, JAWS), Tentu ini semua tidak bisa terlaksana apabila tidak didukung dengan pihak-pihak terkait. Terima kasih untuk pihak yang secara langsung/tidak terlibat dalam perjalanan ke Tanah Indah tahun ini. Persiapkan dirimu untuk jadwal njathilan dan berbagi momen kebahagiaan lainnya di tahun 2016 esok. Almost Rock Barely Art. Setara.
https://www.youtube.com/watch?v=9XYUSX9HyVY
Bagi yang ingin rangkuman khusus bulan Desember silahkan klik video diatas. Untuk selengkapnya simak twitter: @FSTVLST dan @FSTVLSTmerch. Channel youtube: FSTVLSTVDZN

Dan, terima kasih telah mengambil keputusan untuk mendukung FSTVLST.


No comments:

Post a Comment